Ban adalah komponen vital pada mobil. Pemilihan jenis ban yang tepat dapat berdampak pada kenyamanan, jumlah pemakaian bensin, hingga keamanan. Meski demikian, banyak orang yang mungkin masih mengaggap remeh fungsi ban dan melakukan modifikasi begitu saja tanpa mengetahui kepentingannya.

Padahal, perhatian pada ban dapat secara signifikan memperbaiki pengalaman berkendara. Berikut akan diulas fungsi, jenis, hingga cara perawatan ban mobil yang perlu Anda ketahui.

Fungsi Vital Ban Mobil

Ban mobil memiliki berbagai peran vital bagi performa mobil. Pertama adalah penopang beban. Seperti pinggul pada anatomi manusia, ban pun merupakan komponen yang bertanggungjawab menopang beban mobil beserta penumpangny meski permukaannya hanya selebar tangan. Hal ini dimungkinkan oleh berbagai gaya tekan dari udara dan komponen penyusun ban itu sendiri.

Kedua, ban memungkinkan pergerakan, pengereman dan pengendalian gerak mobil sebagai satu-satunya komponen yang bersentuhan dengan tanah. Jika terdapat masalah atau tidak tepat memilih ban, maka mobil menjadi lebih sulit dijalankan maupun dihentikan akibat gaya gesek yang terganggu.

Selain itu pan pun bertindak sebagai penerima komunikasi pengendaranya. Setiap pergerakan setir adalah perintah yang akan dijalankan oleh ban untuk mengatur arah laju mobil.

Terakhir, ban berperan penting dalam kenyamanan berkendara. Tekanan udara dan komponen karet pada ban berfungsi sebagai peredam guncangan sehingga perjalanan pun terasa lebih mulus dari dalam kabin mobil.

Jenis-Jenis Ban

Secara umum terdapat tiga jenis ban sesuai karakteristik medan yang ditempuh mobil yaitu A/T, M/T dan H/T

Ban A/T atau all terrain adalah jenis ban mobil untuk segala medan. Artinya, baik jalan beraspal maupun berbatu mampu ditempuh dengan ban jenis ini. Namun, tetap hati-hati jika jalan terlalu berlumpur karena ban jenis ini masih memiliki kemungkinan selip.

Jenis kedua adalah ban M/T atau mud terrain. Sesuai namanya, ban jenis ini dapat diandalkan untuk melibas medan ekstrem yang berlumpur atau berbatu. Meski terdengar garang, sebaliknya, hati-hati menggunakan ban jenis ini di jalan beraspal apalagi dalam keadaan basah.

Permukaan ban M/T cenderung berulir lebih dalam dan lebar, daya cengkramnya pun kurang sehingga berisiko terjadi selip pada jalan beraspal yang basah.

Terakhir adalah ban H/T atau high terrain dengan ulir yang lebih dangal dan rapat sehingga cocok untuk medan beraspal. Selain daya cengkram yang kuat, jenis ban ini lebih hemat bahan bakar dan empuk saat digunakan berkendara di jalan perkotaan atau tol.

Perawatan Ban Mobil untuk Keamanan Berkendara

Beberapa hal yang perlu diperhatian untuk perawatan ban mobil adalah tekanan angin dan tanda keausan ban. Tekanan angin yang direkomendasikan akan berbeda-beda untuk tiap mobil. Periksa tekanan ban optimal yang diperlukan pada buku manual atau pada bagian pintu sisi pengendara.

Kedua adalah tingkat keausan ban. Cara memeriksanya adalah dengan melihat indikator keausan berbentuk segitiga diantara ulir ban. Jika kedalaman ulir ban telah rata dengan inkator tersebut maka sudah waktunya untuk mengganti ban mobil Anda. Kedua faktor ini perlu diperhatikan demi keamanan berkendara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *